Wednesday , October 16 2019
Home / Figuraku / Vania Ingin Menjadi Sahabat Bagi Siapapun Dan Suka Mendengarkan Alunan Musik…..!

Vania Ingin Menjadi Sahabat Bagi Siapapun Dan Suka Mendengarkan Alunan Musik…..!

Bandung, AKUIAKU.Com — “SAYA berharap bahwa mudah-mudahan saya bisa menjadi sahabat bagi siapapun,” terang Vania.

Bahkan keinginan untuk dapat membantu orang-orang, khususnya anak-anak dan keluarga-keluarga yang memiliki masalah atau memerlukan bantuan. Membuat Stella Vania Puspitasari atau yang akrab disapa “Vania” ingin menjadi seorang Psikolog.

Peraih beasiswa Unggulan dari DIKTI untuk S1 dan S2 ini, sekarang tengah menempuh Magister Psikologi Profesi, Universitas Padjadjaran, jurusan Klinis Anak dan Remaja, angkatan 2017.

“Kesibukan saya saat ini adalah tengah menyusun tesis. Selain itu, saya ikut Sekolah Damai Indonesia chapter Bandung, Relawan di Komunitas Single Parents Indonesia In Motion (SPINMOTION) dan menjual Kartu Pos,” terang gadis kelahiran Semarang, 11 Mei 1993.

Pemilik motto dari kutipan puisi Joko Pinurbo “Bahwa seorang bintang harus tahan banting” ini juga bercerita. Bahwa ia senang dengan Browsing, membaca, mendengarkan musik. Ketiganya merupakan sarana untuk ia belajar, tentang pengalaman, pikiran dan mungkin juga perasaan.

“Untuk tokoh idola, saya tak punya yang spesifik, sebab saya mudah kagum dengan orang lain. Apalagi mereka yang tidak hanya berbuat hal baik untuk diri sendiri, tdtapi rela memberikan diri bagi orang lain,” ulas penyuka warna biru dan penikmat bakso dan roti.

Bungsu dari dua bersaudara ini juga berkata, bahwa ia banyak terinspirasi dari keluarganya. Baik dari Mama, Papa, maupun kakaknya selalu memberi teladan untuk menjadi pribadi yang murah hati dan tulus ikhlas. Dalam memberikan apa yang dimiliki bagi orang lain, serta bersungguh-sungguh dalam segala hal.

“Bagi saya, hidup itu sebuah perjalanan. Kadang jalannya bagus, kadang aspalnya jelek, kadang kita dihadapkan pada percabangan dan harus memilih salasatu, kadang kita dihadapkan pada pilihan u-turn atau jalan terus, kadang kita harus berhenti karena lampu merah. Kadang kita pergi, kadang kita pulang. Dan perjalanan yang seru itu sebaiknya dibagikan,” jelas gadis dengan tinggi 155 CM ini.

Terakhir Vania juga bercerita bahwa hal yang selalu membuatnya bersemangat dalam menjalani hidup adalah keyakinan bahwa tidak ada yang abadi dalam hidup.

“Jika saat ini kita sedang sedih, pasti nanti ada waktunya kita senang. Dan sebaliknya. Untuk segala sesuatu ada waktunya, jadi nikmati saja,” pungkasnya sore itu. (Tiwi Kasavela).

About Aku

Check Also

APWI Cara Efektif Promosikan Destinasi Wisata Indonesia……!

Jakarta, AKUIAKU.Com — MESKI media sosial digital sudah menguasai penyebaran informasi yang cepat. Tapi media …

Leave a Reply