Rabu , Oktober 28 2020
Home / Figuraku / Devi “Raki Jawa Timur 2018” Tidak Bisa Lepas Dari Musik…!

Devi “Raki Jawa Timur 2018” Tidak Bisa Lepas Dari Musik…!

Malang, AKUIAKU.Com — TAMPIL anggun dan menawan, gadis cantik kelahiran Denpasar, 30 Oktober 1997 ini. Bernama Desak Putu Ayu Devi Oktavianni atau Devi. Memang sangat menarik  berbincang tentang aktifitas dan kesibukannya.

Kini selain masih menjadi Mbakyu Kota Malang 2017 dan Raki Jawa Timur Intelegensia 2018. Devi juga menjabat sebagai Raki Jawa Timur 2018.

“Saya saat ini tengah sibuk menghadapi UAS. Dan sebagai Kakang Mbakyu Kota Malang, saya juga menjadi koordinator Tim Dokumentasi. Berhubung akan berlangsung, Pemilihan Kangyu 2018. Juga ada kegiatan Raka-Raki, pastinya karena saya baru dua bulan menjabat, sehingga sedang lumayan padat,” jelasnya.

Lalu apa sih motivasi Devi, hingga bisa berprestasi….?

“Saya punya moto hidup “You Only Live Once. So do What Ever You Want But Don’t Hurt Anybody”. Jadi saya akan melakukan apa yang saya senangi juga saya butuhkan. Karena kita hidup hanyalah sekali, jadi jangan sia-siakan hidup untuk menyakiti orang ataupun melakukan hal negatif yang dapat merusak diri sendiri,” tutur sulung dari dua bersaudara ini.

Devi pun mengungkapkan bahwa dia memiliki hobi berenang, karena saat kecil pernah dipaksa ayahnya, untuk berenang dan hal tersebut menjadi kegiatan yang terus berlanjut hingga kini.

Selain itu untuk menghilangkan rasa suntuk, Devi juga senang mendengarkan musik. Dan tidak lupa untuk selalu berkarnya tentunya.

“Saya berharap bahwa saya tidak hanya berhenti sampai di Jawa Timur. Tapi saya ingin mengikuti Pageant Nasional yaitu Puteri Indonesia, juga ingin melanjutkan studi S2 di Jepang,” tandasnya yakin.

Mahasiswi semester 4 Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya ini. Juga mengaku bahwa ia bercita-cita ingin menjadi Duta Besar. Karena menurut Devi, Duta Besar adalah sebagai penghubung yang berperan penting dalam pertukaran informasi dari sebuah negara ke negara lain.

“Saya juga terinspirasi dari Ibu Susi Pudjiastuti. Setiap hari pasti saya sempat saja nge-stalk Instagramnya beliau. Karena beliau itu sosok yang sangat realistis. Kalau memang tidak sesuai dengan aturan, beliau tidak segan-segan menindak lanjuti. Kalau memang salah, beliau tidak akan berdiam diri. Dan saya selalu menerapkan hal-hal itu dalam kehidupan saya,” jelasnya.

Adapun yang membuat Devi senantiasa bersemangat, adalah teguran atau kasarnya nyinyiran dari orang. Memang pada awalnya, terkadang Devi merasa kesal jika ada orang yang merendahkan sesuatu atau dirinya. Namun pada akhirnya ia termotivasi sendiri dengan teguran atau kata-kata yang diberikan oleh orang lain.

“Ya… saya mencoba hal-hal yang baik dalam hidup dan bersikap baik. Karena saya ingat sebuah pepatah, bahwa jika ingin diperlakukan dengan baik, maka anggaplah orang lain itu adalah diri kita sendiri,” paparnya.

Di akhir perbincangan Devi pun mengucapkan terimakasih kepada kedua orang tuanya yang selalu memberikan semangat dan dukungan untuk segala aktifitas yang dia kerjakan. (Tiwi Kasavela)

About Aku

Check Also

Rahayu Kertawiguna : Seberat Apapun, Menghadapi Wabah Covid-19 Tidak Akan Melakukan PHK…..!

Jakarta, AKUIAKU.Com — WABAH Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan menghantam seluruh sendi-sendi Bisnis, tidak terkecuali Bisnis …

Tinggalkan Balasan