Wednesday , November 14 2018
Home / Karyaku / Seni Longser Aset Budaya Yang Menampilkan Hiburan Serta Sarana Edukasi….!

Seni Longser Aset Budaya Yang Menampilkan Hiburan Serta Sarana Edukasi….!

Bandung, AKUIAKU.Com — LONGSER itu berbahasa universal, sehingga relatif bisa diterima oleh siapapun.

Karena itu, KPU menggunakannya sebagai media penyampai informasi kepemiluan. Terutama untuk meningkatkan partisipasi Pemilih pada Pilgub Jabar 27 Juni 2018 mendatang.

Hal itu dikemukakan Komisioner KPU Jabar Divisi SDM dan Hubungan Partisipasi Masyarakat, Nina Yuningsih. Saat membuka Pasanggiri Longser dalam rangka Pilgub Jabar di Gedung Sunan Ambu ISBI Buahbatu, Bandung, beberapa waktu yang lalu.

Nina mengatakan, kesenian Longser merupakan aset budaya yang bukan sekedar menampilkan hiburan, tetapi juga sarana edukasi. Dalam perannya sebagai sarana pendidikan. Serta bisa mendidik masyarakat tentang nilai-nilai demokrasi.

“Pemeranannya sebagai media komunikasi sangat relevan dengan tema besar Pilgub Jabar yakni sebagai sarana edukasi demokrasi dan wahana wisata politik,” kata Nina.

Diharapkan dengan berlangsungnya Pasanggiri Longser, akan menambah kesemarakan Pilgub Jabar.

“Layaknya sebuah pesta, pesta demokrasi ini harus penuh kegembiraan,” ujar Nina.

Sebelumnya, Rektor ISBI, Prof. Dr. Een Herdiani, M.Hum, menegaskan kesenian Longser merupakan sala satu potensi seni yang masih diminati masyarakat, termasuk generasi muda.

“Jenis kesenian ini sangat cocok, menjadi media komunikasi karena ada unsur tari, karawitan dan teater,” kata Een Herdiani.

Prof. Dr. Een Herdiani, M.Hum, juga menyebut kesenian Longser, akan hidup jika ada unsur edukasi. Begitu pula sebaliknya, Longser tidak hidup jika tidak ada unsur pendidikan di dalamnya.

Atas alasan itulah, para Kreator dan Sutradara ditantang menggali dan mengembangkan kreativitas agar pesannya diterima masyarakat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pasanggiri diikuti 12 Kelompok Seni dari sejumlah Kabupaten/Kota di Jawa Barat. (Red)

About Aku

Check Also

Film Dokumenter “Damai Dalam Kardus” Raih Juara Pertama Eagle Awards Dokumentasi Competitor 2018…..!

Jakarta, AKUIAKU.Com — UNTUK ke 14 kalinya, Kompetisi Film Dokumenter “Eagle Awards Documentary Competition” (EADC) …

Leave a Reply