Wednesday , November 14 2018
Home / Info Utamaku / Film “Dancing In The Rain” Tayang Perdana 18 Oktober 2018…..!

Film “Dancing In The Rain” Tayang Perdana 18 Oktober 2018…..!

Jakarta, AKUIAKU.Com — MENGINTIP peran Gilang Olivier, Joshua Rundengan, Greesella Adhalia, tepat pada hari ini Rabu, (18/10/18), film bertajuk “Dancing In The Rain” dirilis di bioskop. Para “pecinta” film Nasional, sudah dapat menikmati sajian kisah haru biru yang mewarnai jalan cerita film yang diproduksi oleh Screenplay Films dan Legacy Pictures ini.

Selain jalan cerita yang disajikan, akting para pemain menjadi salasatu yang penting. Karena karakter mereka ini yang akan menghidupkan emosi dan jalan cerita sebuah film.

Dalam film “Dancing In The Rain”, semua pemain tampil sangat baik dengan akting meyakinkan, tak terkecuali akting anak-anak di film ini. Akting mereka tak kalah dengan nama-nama besar seperti Dimas Anggara, Bunga Zainal dan Deva Mahenra.

Pemeran anak-anak tersebut adalah Gilang Olivier, Joshua Rundengan, Greesella Adhalia.

Gilang berperan sebagai Banyu kecil, Joshua sebagai Radin kecil dan Gressella sebagai Kinara kecil.

Ketiga anak kecil ini menjadi “introduction” atau pembuka cerita dalam film “Dancing In The Rain” dengan menampilkan masa-masa perkenalan dan persahabatan mereka di sekolah.

Bagi Gilang, film “Dancing In The Rain” adalah film pertamanya. Dalam debutnya, ia berperan sebagai Banyu penderita “spectrum autis”. Gilang memainkan karakter anak berkebutuhan khusus yang diasuh oleh Eyang Uti (Christine Hakim), sebuah pelajaran dan kesempatan emas tentunya bagi Gilang bisa langsung beradu akting dengan aktris senior “legendaris” seperti Christine Hakim.

“Gilang ini anaknya cerdas, dia bisa adaptasi dengan cepat karakter yang ia mainkan. Gilang juga memiliki semangat yang luar biasa, bisa dibilang sudah professional. Karena tidak ada kata mengeluh saat shooting,” puji Christine Hakim.

Apa yang disampaikan Christine Hakim menjadi pujian untuk Gilang terhadap aktingnya di film “Dancing In The Rain”, walaupun film pertamanya Gilang memberikan “impact” yang postif untuk film ini.

Sebagai seorang anak yang mendapatkan peran penting di film “Dancing In The Rain”, Gilang mengajak anak seusianya, untuk ikut menyaksikan film ini. Karena menurutnya film ini memberikan contoh untuk selalu bertoleransi, berteman dengan siapa saja tanpa membeda–bedakan. Dan ajakan untuk tidak saling membenci satu sama lain.

“Aku cuma bisa bilang dengan film ini bisa ajakin teman–teman untuk “stop bullying”. Aku punya teman di rumah yang punya kebutuhan khusus, aku berteman dengannya. Dan aku sekarang menjadi temannya yang suka membantu, kalau teman ku itu diledekin, aku harus berani melawan dan membela temanku,” tutur Gilang, yang ditanya tentang pesan menyaksikan film ini.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Joshua dan Greesela. Film yang memiliki pesan yang dalam dan dikemas secara ringan ini. Bisa disaksikan semua umur. Cocok sekali untuk disaksikan oleh seluruh anggota keluarga, sekalipun membawa anak kecil ke dalam bioskop.

And So…saat ini film “Dancing In The Rain”, sudah tayang di bioskop. Banyak pesan moral yang dapat dipetik dari film ini dan jangan lupa untuk siapkan tissu, saat menyaksikan kisah penuh haru kehidupan Banyu dan Eyang Uti di film “Dancing In The Rain” yang bias disaksikan oleh semua umur. (HKS)

About Aku

Check Also

Oded Optimis Pemkot Bandung Raih Penilaian WTP di Tahun 2019

BANDUNG, AKUIAKU.Com – Kepala Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Arman Syifa …

Leave a Reply